We only regret the chances we didn't take
The relationship we were afraid to have
And the decisions we waited too long to make
Taken from 'Tumblr'
Labyrinth of life....
Just another story....
Senin, 01 Juli 2013
Selasa, 23 April 2013
Tak Akan Pernah Sama....
Kelelahan ini menidurkanku lebih awal dari yang seharusnya.
Tulisan tentang perasaanku terhapus perlahan oleh keraguan yang membelenggu setiap bilik benakku.
Dan kurasakan mati suri saat kau tak lagi di sini.
Mungkin ini tak lama...
Tapi kerinduan ini memaksaku bertahan ribuan kali dari yang ku mampu
Mungkin aku telah terhapus olehmu...
Atau juga itulah yang sepantasnya karena aku memang seharusnya tidak pernah ada.
Terlalu banyak kata 'Seandainya' yang ku rengkuh, yang pada akhirnya tak ada satu pun yang membawaku ke pelukanmu.
Love meter ini semakin naik menyentuh titik tertinggi dan ku semakin jatuh di titik terbawah kelemahanku.
Mungkin kau tak merasakannya....
Mungkin kau sudah kebas terganti sosoknya.
Berawal dari sebuah permainan dan ku terlalu jauh menikmati setiap babaknya.
Seandainya saja ku mampu menahan jatuhnya diriku...
Kisah ini tidak akan pernah ada.
Aku tahu rindu itu juga tidak lagi bernyawa karena dirimu telah terisi penuh.
Sedangkan aku di sini masih termangu karena sepi.
Tak mengapa...
mungkin tawar itu sudah semestinya bermuara.
Aku merasa menjadi sebuah payung dengan hujan mengambang tanpa jeda.
Dan kau memegangku lembut namun kuat hingga kakimu menyentuh kanopi di seberang jalan.
Kau aman....
Sedangkan diriku terhempas di sudut keramaian...dan terlupakan.
Seharusnya kita tak terjebak di antara luapan rintik yang tak terhenti oleh sore.
Dan mungkin tak semestinya kau memilihku untuk menemanimu di tengah rasa sepi yang kau miliki.
Benarkah ini semua karena rasa sepi???
Kini ku teringat percakapan kita di antara hening
Kita akan terpisah di persimpangan dan tak akan sama lagi.
Tak akan pernah sama....
Undefined Place.....July'11
Kamis, 22 Maret 2012
The Last Sad Song
Satu jam sebelum tahun baru menyapa pagiku...
Seorang kawan menawarkan kesenangan di beningnya wine.
Maaf sobat...aku terlalu lelah kali ini.
Ingin menghabiskan malamku dengan sofa butut kesayanganku.
Dengan sebuah novel Agatha christie yang membuatku melanglang lepas.
Yang membuatku berbuat bodoh menumpahkan cokelat hangat di gaun tidurku.
Terganggu dengan suara kembang api dan suara riuh orang mabuk di bawah apartemenku.
Aku menyadari disinilah hidupku sekarang.
Terkotak,telah habis kata dan kalimat.
Berhenti mempermainkan diri dengan cinta absurd dan platonik.
Sweet seventeen?...
Oh tidak...aku tidak lagi muda.
Tulisan terakhirku tentang biografi sepasang romantic lover belum juga terselesaikan.
Aku belum menemukan chemistry.
Atau sisi lain diriku yang tak mengizinkan.
Lelah Tuhan...
Terkadang aku lelah dengan labirin yang Engkau hadiahkan untukku.
Tak juga kutemukan jalan keluar, terkadang tersesat di sudut yang tak kuharapkan.
Labirin kehidupan ini lucu tapi juga pelan-pelan menipuku.
Tahun berganti wajah...
Aku tak berharap apa-apa, juga tak inginkan apa pun.
Namun masih ku menatap langit mengharap bintang jatuh.
Perlahan ku memejamkan mata.
Tuhan......sapalah aku dalam rindu.
Seorang kawan menawarkan kesenangan di beningnya wine.
Maaf sobat...aku terlalu lelah kali ini.
Ingin menghabiskan malamku dengan sofa butut kesayanganku.
Dengan sebuah novel Agatha christie yang membuatku melanglang lepas.
Yang membuatku berbuat bodoh menumpahkan cokelat hangat di gaun tidurku.
Terganggu dengan suara kembang api dan suara riuh orang mabuk di bawah apartemenku.
Aku menyadari disinilah hidupku sekarang.
Terkotak,telah habis kata dan kalimat.
Berhenti mempermainkan diri dengan cinta absurd dan platonik.
Sweet seventeen?...
Oh tidak...aku tidak lagi muda.
Tulisan terakhirku tentang biografi sepasang romantic lover belum juga terselesaikan.
Aku belum menemukan chemistry.
Atau sisi lain diriku yang tak mengizinkan.
Lelah Tuhan...
Terkadang aku lelah dengan labirin yang Engkau hadiahkan untukku.
Tak juga kutemukan jalan keluar, terkadang tersesat di sudut yang tak kuharapkan.
Labirin kehidupan ini lucu tapi juga pelan-pelan menipuku.
Tahun berganti wajah...
Aku tak berharap apa-apa, juga tak inginkan apa pun.
Namun masih ku menatap langit mengharap bintang jatuh.
Perlahan ku memejamkan mata.
Tuhan......sapalah aku dalam rindu.
Untold story
Sebuah kalimat singkat yang kau buat untuk untuknya, membuat gadis itu menyadari bahwa tak ada lagi yang tertinggal. Sampai saat ini pun gadis itu tidak mengerti apa yang masih dia lakukan di tempatnya berdiri. Gadis itu masih mengharapkan ini serupa dongeng pengantar tidur. Satu kecupan sang pangeran dan sang putri terbangun dari tidur panjangnya. Namun pada akhirnya dia harus mengalah pada takdir. Langit memilihnya untuk menyatu dengan lautan, menjadi buih seperti janjinya kala menjadi putri duyung.
Gadis ini menanyakan tentang kesetiaannya pada Tuhan. Mengapa kesetiaannya justru membunuhnya perlahan. setiap saat di tengah hening malam, dia memohon agar tidak lagi dia temui rasa cinta, rindu dan cemburu dalam hatinya.
laut tidak pernah setenang ini, dan dia akan terjebak badai jika masih menunggu pelangi. gadis itu yakin dia tak harus berada di sini sebelumnya.
perang ini tak akan berhenti....
Gadis ini menanyakan tentang kesetiaannya pada Tuhan. Mengapa kesetiaannya justru membunuhnya perlahan. setiap saat di tengah hening malam, dia memohon agar tidak lagi dia temui rasa cinta, rindu dan cemburu dalam hatinya.
laut tidak pernah setenang ini, dan dia akan terjebak badai jika masih menunggu pelangi. gadis itu yakin dia tak harus berada di sini sebelumnya.
perang ini tak akan berhenti....
Langganan:
Postingan (Atom)